Buku Ludwig Wittgenstein – Win Ushuluddin Bernadien | Pustaka Pelajar
Detail Produk
Buku Ludwig Wittgenstein Win Ushuluddin Bernadien – Membedah Dua Fase Filsafat Bahasa
Bagi para mahasiswa filsafat, dosen, serta peminat kajian kebahasaan dan humaniora, nama Ludwig Wittgenstein tentu sudah tidak asing lagi. Ia diakui sebagai salah satu filsuf paling berpengaruh di abad ke-20 yang merevolusi cara kita memahami hubungan antara bahasa, pikiran, dan realitas. Namun, memahami pemikiran Wittgenstein sering kali membingungkan karena ia memiliki dua pandangan filosofis yang saling bertolak belakang sepanjang hidupnya.
Untuk menjembatani kerumitan tersebut, Win Ushuluddin Bernadien menghadirkan buku “Ludwig Wittgenstein” yang diterbitkan oleh Pustaka Pelajar. Buku ini mengupas secara tuntas, sistematis, dan mendalam mengenai biografi serta transformasi pemikiran sang filsuf legendaris ini.
Memahami Dua Fase Pemikiran Ludwig Wittgenstein Win Ushuluddin Bernadien(H2)
Keunggulan utama buku ini adalah kemampuannya dalam membedah dualisme pemikiran Wittgenstein secara jernih. Penulis membaginya ke dalam dua periode besar yang sangat krusial untuk dipahami oleh setiap peneliti filsafat:
1. Wittgenstein I (Masa Awal): Bahasa sebagai Representasi Dunia (H3)
Fase pertama ini ditandai oleh karya monumentalnya, Tractatus Logico-Philosophicus (1921). Pada masa ini, Wittgenstein meyakini bahwa bahasa berfungsi sebagai “gambar” atau cerminan langsung dari realitas dunia (picture theory of language).
-
Ia menegaskan bahwa batas bahasa seseorang adalah batas dunianya.
-
Segala hal yang tidak dapat dibuktikan atau diverifikasi secara logis—seperti persoalan metafisika, etika, dan teologi—dianggap sebagai sesuatu yang tidak bermakna (meaningless) karena berada di luar jangkauan bahasa logis.
2. Wittgenstein II (Masa Akhir): Konsep Permainan Bahasa (H3)
Menariknya, pada fase kedua yang tertuang dalam karya anumertanya, Philosophical Investigations (1953), Wittgenstein berbalik arah dan meninggalkan gagasan lamanya yang kaku. Ia menyadari bahwa bahasa jauh lebih dinamis dan memperkenalkan konsep terkenal bernama “Permainan Bahasa” (Language Game).
-
Pada fase ini, ia menegaskan bahwa makna sebuah bahasa tidak bersifat tunggal atau kaku.
-
Makna kata atau kalimat sepenuhnya ditentukan oleh bagaimana bahasa tersebut digunakan dalam konteks sosial, budaya, dan komunitas tertentu.
Mengapa Buku Ini Wajib Masuk Daftar Bacaan Anda? (H2)
-
Ditulis oleh Ahlinya: Win Ushuluddin Bernadien berhasil menyajikan gagasan filsafat barat yang rumit ke dalam narasi bahasa Indonesia yang lebih mengalir dan mudah dipahami oleh pembakar akademik maupun pemula.
-
Referensi Utama Filsafat Analitik: Buku terbitan Pustaka Pelajar ini menjadi rujukan penting bagi siapa saja yang sedang menulis skripsi, tesis, disertasi, atau jurnal ilmiah bertema filsafat bahasa dan epistemologi.
-
Kualitas Terjamin: Diterbitkan oleh Pustaka Pelajar, penerbit yang konsisten menghadirkan buku-buku berbobot di bidang sosial, humaniora, dan filsafat.
Spesifikasi Lengkap Buku (H2)
Pastikan Anda selalu membeli buku original demi mendukung hak cipta penulis dan mendapatkan kualitas cetakan terbaik yang nyaman dibaca. Berikut detail spesifikasinya:
| Fitur / Parameter | Detail Informasi Buku |
| Judul Buku | Ludwig Wittgenstein |
| Penulis | Win Ushuluddin Bernadien |
| Penerbit / Merek | Pustaka Pelajar |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN | 9799793477984 |
Segera Checkout, Stok Terbatas! Buku filsafat berkualitas seperti ini sering kali cepat habis di pasaran. Jangan sampai kehabisan referensi terbaik untuk menunjang studi atau koleksi perpustakaan Anda. Klik tombol beli sekarang juga!
Bisa order via shopee disini
Temukan juga koleksi buku lainnya disini
Buku Ludwig Wittgenstein karya Win Ushuluddin Bernadien Penerbit Pustaka Pelajar ISBN 9799793477984
